BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI, SELAMAT MEMBACA SEMOGA BERMANFAAT

TNI AU Evakuasi Warga Dadok Tunggul Hitam, Banjir Rendam Permukiman Padang


Padang – Personel TNI Angkatan Udara dari Lanud Sutan Sjahrir bergerak cepat mengevakuasi warga terdampak banjir di kawasan Parak Jambu, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, menyusul hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (malam).

Hujan deras yang turun sejak pagi menyebabkan air meluap dan merendam permukiman warga. Ketinggian air yang terus meningkat membuat sejumlah warga, terutama lansia, anak-anak, dan perempuan, kesulitan menyelamatkan diri.

Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Wahyu Bintoro, S.E., M.M., M.Han., mengatakan bahwa pihaknya segera mengerahkan Satgas Tanggap Bencana begitu menerima laporan banjir dari warga.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Begitu air naik dan membahayakan, personel langsung kami turunkan untuk membantu evakuasi,” kata Wahyu Bintoro.

Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Operasi Lanud Sutan Sjahrir, Letkol Lek Rianto Lismara, S.T., bersama personel TNI AU dan Babinsa. Menggunakan perahu karet, tim menyisir rumah-rumah warga yang sudah terendam air.

Di tengah hujan yang belum reda dan arus air yang cukup deras, personel TNI AU mengevakuasi warga satu per satu. Anak-anak dan lansia menjadi prioritas utama, sementara sebagian warga terlihat membawa barang-barang penting seperti dokumen dan pakaian seperlunya.

“Medan cukup sulit karena air terus bertambah, namun seluruh personel tetap fokus memastikan tidak ada warga yang tertinggal,” ujar Rianto Lismara.

Wahyu Bintoro menegaskan bahwa kehadiran TNI AU dalam penanganan bencana merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

“Ini adalah panggilan kemanusiaan. Semangat TNI AU AMPUH—Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis—harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama saat mereka menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Hingga Selasa malam, proses evakuasi masih terus dilakukan sambil memantau perkembangan ketinggian air. Warga yang berhasil dievakuasi sementara ditempatkan di lokasi yang lebih aman.

Bagi warga Dadok Tunggul Hitam, kehadiran personel TNI AU di tengah banjir memberikan rasa aman dan harapan, di saat hujan dan air terus mengepung permukiman mereka.

Posting Komentar

0 Komentar